Daerah Istimewa Yogyakarta

Dari Indonesia Online

Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebuah provinsi di Indonesia yang memiliki luas wilayah 3.170,645 km². Jumlah penduduk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah 3.743.365 jiwa pada Desember 2024. Ibukota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berkedudukan di Kota Yogyakarta. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri atas 4 kabupaten, 1 kota, 64 kapanewon, 14 kemantren, 46 kelurahan dan 392 kalurahan.

Daerah Istimewa Yogyakarta dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1950 pada tanggal 4 Maret 1950. [1]

Daerah Istimewa Yogyakarta
Provinsi di Indonesia
Lambang Daerah
Lambang Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Ibukota Kota Yogyakarta
Luas Wilayah 3.170,645 km² [2]
Jumlah Penduduk 3.743.365 jiwa
(Desember 2024)
Wilayah Waktu UTC+7 (WIB) [3]
Kode ISO 3166 ID-YO
Kode Wilayah Administrasi 34
Tanda Nomor Kendaraan Bermotor AB [4]
Situs Web jogjaprov.go.id

Geografi

Luas wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah 3.170,645 km².

No. Kabupaten/Kota Luas Wilayah (km²)
1. Kabupaten Bantul 511,706
2. Kabupaten Gunungkidul 1.475,147
3. Kabupaten Kulon Progo 577,224
4. Kabupaten Sleman 573,749
5. Kota Yogyakarta 32,819
Total 3.170,645

Populasi

Jumlah penduduk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah 3.743.365 jiwa pada Desember 2024.

Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten/Kota

No. Kabupaten/Kota Jumlah Penduduk (jiwa)
Des 2021 Jun 2022 Des 2022 Jun 2023 Des 2023 Jun 2024 Des 2024
1. Kabupaten Bantul 956.513 957.352 964.245 968.237 972.161 976.573 980.269
2. Kabupaten Gunungkidul 774.441 774.855 775.246 776.090 776.622 776.584 776.926
3. Kabupaten Kulon Progo 442.874 443.361 443.591 446.705 446.192 444.516 444.994
4. Kabupaten Sleman 1.088.109 1.089.365 1.097.955 1.105.415 1.112.616 1.118.353 1.125.571
5. Kota Yogyakarta 415.509 412.589 412.797 413.782 414.705 415.021 415.605
Total 3.677.446 3.677.522 3.693.834 3.710.229 3.722.296 3.731.047 3.743.365

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin

No. Jenis Kelamin Jumlah Penduduk (jiwa)
Des 2022 Jun 2023 Des 2023 Jun 2024 Des 2024
1. Laki-laki 1.827.924 1.836.707 1.842.667 1.847.223 1.853.487
2. Perempuan 1.865.910 1.873.522 1.879.629 1.883.824 1.889.878
Total 3.693.834 3.710.229 3.722.296 3.731.047 3.743.365

Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

No. Usia Jumlah Penduduk (jiwa)
Des 2022 Jun 2023 Des 2023 Jun 2024 Des 2024
1. 0-4 Tahun 171.375 189.624 211,199
2. 5-9 Tahun 245.928 246.682 247,801
3. 10-14 Tahun 269.835 270.737 271,937
4. 15-19 Tahun 260.764 263.647 263,660
5. 20-24 Tahun 265.773 266.441 266,781
6. 25-29 Tahun 260.713 261.839 262,501
7. 30-34 Tahun 253.168 253.860 254,381
8. 35-39 Tahun 250.540 251.063 251,530
9. 40-44 Tahun 284.933 285.583 285,962
10. 45-49 Tahun 267.671 267.945 267,843
11. 50-54 Tahun 265.111 265.090 264,638
12. 55-59 Tahun 243.102 242.642 241,763
13. 60-64 Tahun 211.577 210.655 209,294
14. 65-69 Tahun 167.077 165.702 163,841
15. 70-74 Tahun 110.758 109.206 107,229
16. 75 Tahun ke Atas 165.509 159.513 151,936
Total 3.693.834 3.710.229 3.722.296 3.731.047 3.743.365

Jumlah Penduduk Menurut Agama

No. Agama Jumlah Penduduk (jiwa)
Des 2022 Jun 2023 Des 2023 Jun 2024 Des 2024
1. Islam 3.433.129 3.449.172 3.460.903 3.469.496
2. Kristen 89.408 89.587 89.956 90.125
3. Katolik 164.474 164.657 164.690 164.685
4. Hindu 3.396 3.396 3.370 3.372
5. Buddha 3.007 3.004 2.969 2.957
6. Konghucu 65 61 60 59
7. Kepercayaan terhadap Tuhan YME 355 352 348 353
Total 3.693.834 3.710.229 3.722.296 3.731.047 3.743.365

Pemerintahan

Ibukota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berkedudukan di Kota Yogyakarta.

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri atas 4 kabupaten, 1 kota, 64 kapanewon, 14 kemantren, 46 kelurahan dan 392 kalurahan.

Dewan Perwakilan

Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 4 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia [5], 8 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dari 1 daerah pemilihan, serta 55 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dari 7 daerah pemilihan. [6]

Kepala Daerah

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dipimpin oleh Sultan Hamengku Buwono yang menjabat sebagai gubernur dan Adipati Paku Alam yang menjabat sebagai wakil gubernur, yang ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. [7]

Wilayah Administrasi

Undang-undang Nomor 15 Tahun 1950 yang diundangkan pada 8 Agustus 1950 menetapkan pembentukan wilayah administrasi Kabupaten Adikarto, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Sleman. [8]

Undang-undang Nomor 16 Tahun 1950 yang diundangkan pada 14 Agustus 1950 menetapkan pembentukan wilayah administrasi Kota Yogyakarta. [9]

Undang-undang Nomor 18 Tahun 1951 yang diundangkan pada 15 Oktober 1951 kemudian menetapkan penggabungan wilayah administrasi Kabupaten Adikarto ke dalam wilayah Kabupaten Kulon Progo. [10]

No. Kode Wilayah Kabupaten/Kota Kapanewon Kemantren Kelurahan Kalurahan
1. 34.02 Kabupaten Bantul 17 0 0 75
2. 34.03 Kabupaten Gunungkidul 18 0 0 144
3. 34.01 Kabupaten Kulon Progo 12 0 1 87
4. 34.04 Kabupaten Sleman 17 0 0 86
5. 34.71 Kota Yogyakarta 0 14 45 0
Total 64 14 46 392

Referensi

  1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Istimewa Jogjakarta
  2. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.1.1-6177 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau
  3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1987 tentang Pembagian Wilayah Republik Indonesia Menjadi 3 (Tiga) Wilayah Waktu
  4. Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor
  5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
  6. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024
  7. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta
  8. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Jogjakarta
  9. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kota Besar dalam Lingkungan Propinsi Djawa Timur, Djawa Tengah, Djawa Barat dan Dalam Daerah Istimewa Jogjakarta
  10. Undang-undang Nomor 18 Tahun 1951 tentang Perubahan Undang-Undang No. 15 Tahun 1950 Republik Indonesia untuk Penggabungan Daerah-Daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta Menjadi Satu Kabupaten yang Berhak Mengatur dan Mengurus Rumah-Tangganya Sendiri dengan Nama Kabupaten Kulon-Progo dengan Nama Kabupaten Kulon-Progo