Kabupaten Bangka: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
|||
| (8 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kabupaten Bangka''' terletak di Provinsi [[Kepulauan Bangka Belitung]], [[Indonesia]]. Luas wilayah Kabupaten Bangka adalah 3.016,847 km² dengan jumlah penduduk | '''Kabupaten Bangka''' terletak di Provinsi [[Kepulauan Bangka Belitung]], [[Indonesia]]. Luas wilayah Kabupaten Bangka adalah 3.016,847 km² dengan jumlah penduduk 337.755 jiwa pada Desember 2024. | ||
Wilayah administrasi Kabupaten Bangka dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1959 yang diundangkan pada 4 Juli 1959 dan pada awalnya merupakan bagian dari Provinsi [[Sumatera Selatan]]. <ref>Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat No. 4 Tahun 1956 (Lembaran-Negara Tahun 1956 No. 55), Undang-Undang Darurat No. 5 Tahun 1956 (Lembaran-Negara Tahun 1956 No. 56) dan Undang-Undang Darurat No. 6 Tahun 1956 (Lembaran-Negara Tahun 1956 No. 57) tentang Pembentukan Daerah Tingkat II termasuk Kotapraja, dalam Lingkungan Daerah Tingkat I Sumatera Selatan, sebagai Undang-Undang</ref> | |||
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 yang diundangkan pada 4 Desember 2000, wilayah ini kemudian menjadi bagian dari Provinsi [[Kepulauan Bangka Belitung]] yang dimekarkan dari Provinsi [[Sumatera Selatan]]. <ref>Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang Pembentukan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung</ref> | |||
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 yang diundangkan pada 25 Februari 2003 menetapkan pemekaran [[Kabupaten Bangka Barat]], [[Kabupaten Bangka Selatan]] dan [[Kabupaten Bangka Tengah]] dari Kabupaten Bangka. <ref>Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Barat, dan Kabupaten Belitung Timur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</ref> | |||
Kedudukan Kabupaten Bangka sebagai sebuah daerah otonom saat ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2024 yang diundangkan pada 2 Juli 2024. <ref>Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2024 tentang Kabupaten Bangka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</ref> | |||
== Populasi == | == Populasi == | ||
| Baris 16: | Baris 24: | ||
|- | |- | ||
| 5. || style="text-align:right;"|Desember 2023 || style="text-align:right;"|332.964 | | 5. || style="text-align:right;"|Desember 2023 || style="text-align:right;"|332.964 | ||
|- | |||
| 6. || style="text-align:right;"|Juni 2024 || style="text-align:right;"|335.292 | |||
|- | |||
| 7. || style="text-align:right;"|Desember 2024 || style="text-align:right;"|337.755 | |||
|} | |} | ||
== Pemerintahan == | == Pemerintahan == | ||
==== Dewan Perwakilan ==== | |||
Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka dari 4 daerah pemilihan. <ref>Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024</ref> | |||
==== Kepala Daerah ==== | |||
Kabupaten Bangka dipimpin oleh 1 orang walikota dan 1 orang wakil walikota yang dipilih melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). | |||
==== Wilayah Administrasi ==== | |||
Kabupaten Bangka terdiri atas 8 kecamatan, 19 kelurahan dan 62 desa. | Kabupaten Bangka terdiri atas 8 kecamatan, 19 kelurahan dan 62 desa. | ||
{| class="wikitable sortable" style="margin:left" style="font-size:90%;" | |||
|- | |||
! No. !! Kecamatan !! Kelurahan !! Desa | |||
|- | |||
| 1. || [[Bakam, Kabupaten Bangka|Bakam]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|9 | |||
|- | |||
| 2. || [[Belinyu, Kabupaten Bangka|Belinyu]] || style="text-align:right;"|7 || style="text-align:right;"|5 | |||
|- | |||
| 3. || [[Mendo Barat, Kabupaten Bangka|Mendo Barat]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|15 | |||
|- | |||
| 4. || [[Merawang, Kabupaten Bangka|Merawang]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|10 | |||
|- | |||
| 5. || [[Pemali, Kabupaten Bangka|Pemali]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|6 | |||
|- | |||
| 6. || [[Puding Besar, Kabupaten Bangka|Puding Besar]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|7 | |||
|- | |||
| 7. || [[Riau Silip, Kabupaten Bangka|Riau Silip]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|9 | |||
|- | |||
| 8. || [[Sungailiat, Kabupaten Bangka|Sungailiat]] || style="text-align:right;"|12 || style="text-align:right;"|1 | |||
|- | |||
! !! style="text-align:left;"|Total !! style="text-align:right;"|19 !! style="text-align:right;"|62 | |||
|} | |||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
[[Category:Kabupaten di Indonesia]] | [[Category:Kabupaten di Indonesia]] | ||
Revisi terkini sejak 16 April 2025 18.14
Kabupaten Bangka terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Luas wilayah Kabupaten Bangka adalah 3.016,847 km² dengan jumlah penduduk 337.755 jiwa pada Desember 2024.
Wilayah administrasi Kabupaten Bangka dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1959 yang diundangkan pada 4 Juli 1959 dan pada awalnya merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan. [1]
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 yang diundangkan pada 4 Desember 2000, wilayah ini kemudian menjadi bagian dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dimekarkan dari Provinsi Sumatera Selatan. [2]
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 yang diundangkan pada 25 Februari 2003 menetapkan pemekaran Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka Tengah dari Kabupaten Bangka. [3]
Kedudukan Kabupaten Bangka sebagai sebuah daerah otonom saat ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2024 yang diundangkan pada 2 Juli 2024. [4]
Populasi
| No. | Bulan & Tahun | Jumlah Penduduk (jiwa) |
|---|---|---|
| 1. | Desember 2021 | 323.107 |
| 2. | Juni 2022 | 324.232 |
| 3. | Desember 2022 | 327.394 |
| 4. | Juni 2023 | 329.984 |
| 5. | Desember 2023 | 332.964 |
| 6. | Juni 2024 | 335.292 |
| 7. | Desember 2024 | 337.755 |
Pemerintahan
Dewan Perwakilan
Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka dari 4 daerah pemilihan. [5]
Kepala Daerah
Kabupaten Bangka dipimpin oleh 1 orang walikota dan 1 orang wakil walikota yang dipilih melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Wilayah Administrasi
Kabupaten Bangka terdiri atas 8 kecamatan, 19 kelurahan dan 62 desa.
| No. | Kecamatan | Kelurahan | Desa |
|---|---|---|---|
| 1. | Bakam | 0 | 9 |
| 2. | Belinyu | 7 | 5 |
| 3. | Mendo Barat | 0 | 15 |
| 4. | Merawang | 0 | 10 |
| 5. | Pemali | 0 | 6 |
| 6. | Puding Besar | 0 | 7 |
| 7. | Riau Silip | 0 | 9 |
| 8. | Sungailiat | 12 | 1 |
| Total | 19 | 62 |
Referensi
- ↑ Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat No. 4 Tahun 1956 (Lembaran-Negara Tahun 1956 No. 55), Undang-Undang Darurat No. 5 Tahun 1956 (Lembaran-Negara Tahun 1956 No. 56) dan Undang-Undang Darurat No. 6 Tahun 1956 (Lembaran-Negara Tahun 1956 No. 57) tentang Pembentukan Daerah Tingkat II termasuk Kotapraja, dalam Lingkungan Daerah Tingkat I Sumatera Selatan, sebagai Undang-Undang
- ↑ Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang Pembentukan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung
- ↑ Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Barat, dan Kabupaten Belitung Timur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
- ↑ Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2024 tentang Kabupaten Bangka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
- ↑ Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024
