Kota Banda Aceh: Perbedaan antara revisi

Dari Indonesia Online
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(10 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Kota Banda Aceh''' terletak di Provinsi [[Aceh]], [[Indonesia]]. Luas wilayah Kota Banda Aceh adalah 56,770 km² dengan jumlah penduduk 257.313 jiwa pada Juni 2023.
'''Kota Banda Aceh''' terletak di Provinsi [[Aceh]], [[Indonesia]]. Luas wilayah Kota Banda Aceh adalah 56,770 km² dengan jumlah penduduk 265.310 jiwa pada Desember 2024.
 
Wilayah administrasi Kota Banda Aceh dibentuk berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 8 Tahun 1956 yang diundangkan pada 24 November 1956 dengan nama Kota Kutaraja dan pada awalnya merupakan bagian dari Provinsi [[Sumatera Utara]]. <ref>Undang-Undang Darurat Nomor 8 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota-Kota Besar, dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara</ref>
 
Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 1956 yang diundangkan pada 7 Desember 1956, wilayah ini kemudian menjadi bagian dari Provinsi [[Aceh]] yang dimekarkan dari Provinsi [[Sumatera Utara]]. <ref>Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Propinsi Aceh dan Perubahan Peraturan Pembentukan Propinsi Sumatera Utara </ref>
 
Keputusan Menteri Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah Nomor DES. 52/1/43-43 tanggal 9 Mei 1963 menetapkan perubahan nama Kota Kutaraja menjadi Kota Banda Aceh. <ref>Keputusan Menteri Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah Nomor DES. 52/1/43-43 tanggal 9 Mei 1963</ref>
 
Kedudukan Kota Banda Aceh sebagai sebuah daerah otonom saat ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2024 yang diundangkan pada 2 Juli 2024. <ref>Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2024 tentang Kota Banda Aceh di Aceh</ref>


== Populasi ==
== Populasi ==
Baris 14: Baris 22:
|-
|-
| 4. || style="text-align:right;"|Juni 2023 || style="text-align:right;"|257.313
| 4. || style="text-align:right;"|Juni 2023 || style="text-align:right;"|257.313
|-
| 5. || style="text-align:right;"|Desember 2023 || style="text-align:right;"|259.538
|-
| 6. || style="text-align:right;"|Juni 2024 || style="text-align:right;"|262.962
|-
| 7. || style="text-align:right;"|Desember 2024 || style="text-align:right;"|265.310
|}
|}


Baris 42: Baris 56:


== Pemerintahan ==
== Pemerintahan ==
==== Dewan Perwakilan ====
Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banda Aceh dari 5 daerah pemilihan. <ref>Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024</ref>
==== Kepala Daerah ====
Kota Banda Aceh dipimpin oleh 1 orang walikota dan 1 orang wakil walikota yang dipilih melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
==== Wilayah Administrasi ====


Kota Banda Aceh terdiri atas 9 kecamatan dan 90 gampong.
Kota Banda Aceh terdiri atas 9 kecamatan dan 90 gampong.
Baris 47: Baris 71:
{| class="wikitable sortable" style="margin:left" style="font-size:90%;"
{| class="wikitable sortable" style="margin:left" style="font-size:90%;"
|-
|-
! No. !! Kecamatan !! Kelurahan !! Gampong
! No. !! Kecamatan !! Gampong
|-
|-
| 1. || [[Baiturrahman, Kota Banda Aceh|Baiturrahman]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|10
| 1. || [[Baiturrahman, Kota Banda Aceh|Baiturrahman]] || style="text-align:right;"|10
|-
|-
| 2. || [[Banda Raya, Kota Banda Aceh|Banda Raya]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|10
| 2. || [[Banda Raya, Kota Banda Aceh|Banda Raya]] || style="text-align:right;"|10
|-
|-
| 3. || [[Jaya Baru, Kota Banda Aceh|Jaya Baru]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|9
| 3. || [[Jaya Baru, Kota Banda Aceh|Jaya Baru]] || style="text-align:right;"|9
|-
|-
| 4. || [[Kuta Alam, Kota Banda Aceh|Kuta Alam]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|11
| 4. || [[Kuta Alam, Kota Banda Aceh|Kuta Alam]] || style="text-align:right;"|11
|-
|-
| 5. || [[Kuta Raja, Kota Banda Aceh|Kuta Raja]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|6
| 5. || [[Kuta Raja, Kota Banda Aceh|Kuta Raja]] || style="text-align:right;"|6
|-
|-
| 6. || [[Lueng Bata, Kota Banda Aceh|Lueng Bata]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|9
| 6. || [[Lueng Bata, Kota Banda Aceh|Lueng Bata]] || style="text-align:right;"|9
|-
|-
| 7. || [[Meuraxa, Kota Banda Aceh|Meuraxa]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|16
| 7. || [[Meuraxa, Kota Banda Aceh|Meuraxa]] || style="text-align:right;"|16
|-
|-
| 8. || [[Syiah Kuala, Kota Banda Aceh|Syiah Kuala]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|10
| 8. || [[Syiah Kuala, Kota Banda Aceh|Syiah Kuala]] || style="text-align:right;"|10
|-
|-
| 9. || [[Ulee Kareng, Kota Banda Aceh|Ulee Kareng]] || style="text-align:right;"|0 || style="text-align:right;"|9
| 9. || [[Ulee Kareng, Kota Banda Aceh|Ulee Kareng]] || style="text-align:right;"|9
|-
|-
!  !! style="text-align:left;"|Total !! style="text-align:right;"|0 !! style="text-align:right;"|90
!  !! style="text-align:left;"|Total !! style="text-align:right;"|90
|}
|}


== Referensi ==
== Referensi ==


Sumber data: Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
<references />


[[Category:Kota di Indonesia]]
[[Category:Kota di Indonesia]]

Revisi terkini sejak 5 April 2025 10.07

Kota Banda Aceh terletak di Provinsi Aceh, Indonesia. Luas wilayah Kota Banda Aceh adalah 56,770 km² dengan jumlah penduduk 265.310 jiwa pada Desember 2024.

Wilayah administrasi Kota Banda Aceh dibentuk berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 8 Tahun 1956 yang diundangkan pada 24 November 1956 dengan nama Kota Kutaraja dan pada awalnya merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Utara. [1]

Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 1956 yang diundangkan pada 7 Desember 1956, wilayah ini kemudian menjadi bagian dari Provinsi Aceh yang dimekarkan dari Provinsi Sumatera Utara. [2]

Keputusan Menteri Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah Nomor DES. 52/1/43-43 tanggal 9 Mei 1963 menetapkan perubahan nama Kota Kutaraja menjadi Kota Banda Aceh. [3]

Kedudukan Kota Banda Aceh sebagai sebuah daerah otonom saat ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2024 yang diundangkan pada 2 Juli 2024. [4]

Populasi

No. Bulan & Tahun Jumlah Penduduk (jiwa)
1. Desember 2021 253.198
2. Juni 2022 254.024
3. Desember 2022 255.409
4. Juni 2023 257.313
5. Desember 2023 259.538
6. Juni 2024 262.962
7. Desember 2024 265.310

Agama

No. Agama Jumlah Penduduk (jiwa)
Des 2022 Jun 2023
1. Islam 250.669 belum ada data
2. Kristen 1.639 belum ada data
3. Katolik 499 belum ada data
4. Hindu 27 belum ada data
5. Buddha 2.575 belum ada data
6. Konghucu 0 belum ada data
7. Kepercayaan terhadap Tuhan YME 0 belum ada data
Total 255.409 belum ada data

Pemerintahan

Dewan Perwakilan

Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banda Aceh dari 5 daerah pemilihan. [5]

Kepala Daerah

Kota Banda Aceh dipimpin oleh 1 orang walikota dan 1 orang wakil walikota yang dipilih melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Wilayah Administrasi

Kota Banda Aceh terdiri atas 9 kecamatan dan 90 gampong.

No. Kecamatan Gampong
1. Baiturrahman 10
2. Banda Raya 10
3. Jaya Baru 9
4. Kuta Alam 11
5. Kuta Raja 6
6. Lueng Bata 9
7. Meuraxa 16
8. Syiah Kuala 10
9. Ulee Kareng 9
Total 90

Referensi

  1. Undang-Undang Darurat Nomor 8 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota-Kota Besar, dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara
  2. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Propinsi Aceh dan Perubahan Peraturan Pembentukan Propinsi Sumatera Utara
  3. Keputusan Menteri Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah Nomor DES. 52/1/43-43 tanggal 9 Mei 1963
  4. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2024 tentang Kota Banda Aceh di Aceh
  5. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024