Kota Cilegon: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (3 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kota Cilegon''' terletak di Provinsi [[Banten]], [[Indonesia]]. Luas wilayah Kota Cilegon adalah 162,514 km² dengan jumlah penduduk 480.378 jiwa pada Desember 2024. | '''Kota Cilegon''' terletak di Provinsi [[Banten]], [[Indonesia]]. Luas wilayah Kota Cilegon adalah 162,514 km² dengan jumlah penduduk 480.378 jiwa pada Desember 2024. | ||
Wilayah administrasi Kota Cilegon dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999 yang diundangkan pada 20 April 1999 sebagai pemekaran dari [[Kabupaten Serang]] dan pada awalnya merupakan bagian dari Provinsi [[Jawa Barat]]. <ref>Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon</ref> | |||
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 yang diundangkan pada 17 Oktober 2000, wilayah ini kemudian menjadi bagian dari Provinsi [[Banten]] yang dimekarkan dari Provinsi [[Jawa Barat]]. <ref>Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Propinsi Banten</ref> | |||
== Populasi == | == Populasi == | ||
Revisi terkini sejak 3 April 2025 11.46
Kota Cilegon terletak di Provinsi Banten, Indonesia. Luas wilayah Kota Cilegon adalah 162,514 km² dengan jumlah penduduk 480.378 jiwa pada Desember 2024.
Wilayah administrasi Kota Cilegon dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999 yang diundangkan pada 20 April 1999 sebagai pemekaran dari Kabupaten Serang dan pada awalnya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat. [1]
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 yang diundangkan pada 17 Oktober 2000, wilayah ini kemudian menjadi bagian dari Provinsi Banten yang dimekarkan dari Provinsi Jawa Barat. [2]
Populasi
| No. | Bulan & Tahun | Jumlah Penduduk (jiwa) |
|---|---|---|
| 1. | Desember 2021 | 452.991 |
| 2. | Juni 2022 | 455.721 |
| 3. | Desember 2022 | 461.013 |
| 4. | Juni 2023 | 464.716 |
| 5. | Desember 2023 | 470.378 |
| 6. | Juni 2024 | 476.867 |
| 7. | Desember 2024 | 480.378 |
Agama
| No. | Agama | Jumlah Penduduk (jiwa) | ||
|---|---|---|---|---|
| Des 2022 | Jun 2023 | |||
| 1. | Islam | 450.190 | belum ada data | |
| 2. | Kristen | 7.021 | belum ada data | |
| 3. | Katolik | 1.857 | belum ada data | |
| 4. | Hindu | 249 | belum ada data | |
| 5. | Buddha | 1.685 | belum ada data | |
| 6. | Konghucu | 10 | belum ada data | |
| 7. | Kepercayaan terhadap Tuhan YME | 1 | belum ada data | |
| Total | 461.013 | belum ada data | ||
Pemerintahan
Dewan Perwakilan
Pemilihan Umum Tahun 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024 untuk memilih 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dari 4 daerah pemilihan. [3]
Kepala Daerah
Kota Cilegon dipimpin oleh 1 orang walikota dan 1 orang wakil walikota yang dipilih melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Wilayah Administrasi
Kota Cilegon terdiri atas 8 kecamatan dan 43 kelurahan.
| No. | Kecamatan | Kelurahan | Desa |
|---|---|---|---|
| 1. | Cibeber | 6 | 0 |
| 2. | Cilegon | 5 | 0 |
| 3. | Citangkil | 7 | 0 |
| 4. | Ciwandan | 6 | 0 |
| 5. | Gerogol | 4 | 0 |
| 6. | Jombang | 5 | 0 |
| 7. | Pulomerak | 4 | 0 |
| 8. | Purwakarta | 6 | 0 |
| Total | 43 | 0 |
Referensi
- ↑ Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon
- ↑ Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Propinsi Banten
- ↑ Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024
